Breaking News
Loading...
Kamis, 18 Oktober 2012

Tim Pengawasan Obat Temukan Boraks untuk Kerupuk

Batusangkar, (ANTARA) - Tim Pengawasan Obat dan Makanan Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, menemukan boraks sebanyak 951 kilogram pada enam industri rumah tangga yang memproduksi kerupuk.

"Berdasarkan informasi masyarakat, kami langsung melakukan razia ke beberapa lokasi indutri kerupuk di Kecamatan Batipuh, dan menemukan sebanyak 951 kilogram boraks merk ''Black Krista'' dan jenggo," kata Kepala Satpol PP Tanahdatar Armen di Batusangkar, Rabu.

Ia mengatakan jenis bahan campuran untuk membuat kerupuk nasi tersebut disita sebagai barang bukti dan diamankan di Dinas Koperindagtamsar.

Sementara enam pemilik industri kerupuk yakni R (45), E (47), Y (47), A (45), E (32), dan R (60), warga Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh, sudah dimintai keterangan dan diberikan teguran keras agar tidak menggunakan bahan berbahaya tersebut.

Ia mengimbau pedagang atau pemilik industri rumah tangga untuk tidak memperjualbelikan makanan atau produk pangan yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan zat pewarna kain.

Sementara itu, Kabid Farmasi Dinas Kesehatan Tanahdatar, Eliza, mengatakan boraks ini biasa digunakan sebagai zat pewarna dan pengawet tekstil.

"Bila dicampurkan dengan bahan makanan dapat menyebabkan mual, muntah, dan dalam jangka panjang dapat memicu penyakit kanker dan kerusakan pada ginjal," tuturnya.

Boraks ini, ucapnya, merupakan senyawa berbentuk kristal berwarna putih dan tidak berbau, serta sangat berbahaya bagi kesehatan manusia yang mengonsumsinya.

Tim POM Tanahdatar akan terus melakukan razia ke seluruh industri rumah tangga yang memproduksi makanan atau minuman, bila ditemukan bahan campuran berbahaya tersebut akan diberikan sanksi tegas.

"Kepada masyarakat kami imbau agar berhati-hati mengonsumsi makanan atau minuman terutama kerupuk yang dibuat oleh industri rumah tangga," tuturnya.

Ia menyebutkan, tim gabungan tersebut terdiri atas Dinas Kesehatan, Polri, Satpol PP, Kantor Kesbangpol, dan Dinas Koperindagtamsar. (*/fan/jno)

SUMBER ARTIKEL: http://www.antarasumbar.com/ (Rabu, 10/10/2012 15:20 WIB)

Note:
ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

EASY TEST KIT WEB SUPPORT - BAHASA INDONESIA: Easy Test Support, Penawaran Jual, Katalog Produk, ENGLISH LANGUAGE: Easy Test Support, Selling Offers, Products Catalog.

WEB SUPPORT RESMI CV. ET GROUP: CV. ET GROUP Business, Test Kit Shop, dan Easy Test Kit Info.
bahan berbahaya, bahan tambahan pangan, berita bahan berbahaya, berita kami, boraks, easy test info, formalin, methanil yellow, rhodamine b, test kit, tips cerdas

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer