Breaking News
Loading...
Selasa, 19 November 2013

Polisi Ungkap Temuan Mi Formalin dalam Pesta Rakyat Ganjar

SEMARANG, — Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah kembali mengungkap kasus mi berformalin. Kasus ini merupakan kelanjutan dari tim BPOM Semarang dan Unit Food Security Bid Dokkes, Dok Pol Polda Jateng, yang menemukan mi berformalin pada pesta rakyat pelantikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, 23 Agustus lalu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Mas Guntur Laupe mengatakan, saat pelantikan pihaknya mengecek semua makanan yang disediakan untuk pesta rakyat. "Saat itu ternyata ditemukan ada mi yang berformalin, yang kemudian kami tarik dan kami telusuri," ujarnya, Rabu (4/9/2013).

Saat diperiksa, pemilik stan mengaku membeli mi itu dari Pasar Langgar, Semarang. Sementara dari pedagang di Pasar Langgar diketahui mi dipasok dari Ambarawa dan ketika ditelusuri lagi mi berasal dari sebuah pabrik di Kelurahan Rejowinangun, Magelang.

Pemilik pabrik mi tersebut, Jumirin (35), ditangkap pada 25 Agustus lalu, saat akan memasok mi ke Pasar Gotong Royong, Magelang. "Kami kemudian melakukan penggeledahan di lokasi pembuatan mi," ujarnya.

Dari pabrik itu, petugas menyita 300 kilogram mi basah yang tersimpan dalam tiga karung, juga sejumlah bahan pembuatan mi, seperti jeriken bekas wadah formalin, 625 kilogram tepung terigu, 4 kilogram serbuk pewarna tekstil, 5 kilogram garam grosok, 1 kilogram pewarna kuning, serta sejumlah bahan lain.

Petugas juga mengamankan sejumlah mesin pembuat mi dan satu mobil pikap bernomor polisi H 1744 LU. "Dalam satu hari tersangka bisa memproduksi 250-500 kilogram, takaran formalinnya cukup banyak sehingga lebih awet," jelasnya.

Tersangka sendiri mengaku terpaksa menggunakan formalin agar mi yang diproduksi bisa lebih awet. Sebab, jika tidak diawetkan, mi hanya bertahan satu hari dan akan banyak dikembalikan sehingga ia merugi. Dengan diberi formalin, mi akan mampu bertahan hingga berhari-hari, bahkan sampai sekitar dua minggu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pemilik pabrik yang ditetapkan sebagai tersangka itu saat ini ditahan di sel tahanan Polda Jateng. Tersangka dijerat dengan UU RI Nomor 18 Tahun.

SUMBER: tribunnews.com

Note:
ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

EASY TEST KIT WEB SUPPORT - BAHASA INDONESIA: Easy Test Support, Penawaran Jual, Katalog Produk, ENGLISH LANGUAGE: Easy Test Support, Selling Offers, Products Catalog.

WEB SUPPORT RESMI CV. ET GROUP: CV. ET GROUP Business, Test Kit Shop, dan Easy Test Kit Info.
bahan berbahaya, bahan tambahan pangan, berita bahan berbahaya, berita kami, boraks, easy test info, formalin, methanil yellow, rhodamine b, test kit, tips cerdas

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer