Breaking News
Loading...
Rabu, 21 Desember 2011

Daging Ayam Formalin Masih Beredar di Pasar

VIVAnews (Rabu, 3 Agustus 2011, 12:49 WIB)- Pengawet jenis formalin ternyata masih digunakan pedagang untuk mengawetkan daging ayam di sejumlah pasar di Jakarta Selatan. Dari hasil sidak di Pasar Kebayoran Lama, misalnya, ditemukan 15 ekor daging ayam mengandung formalin berkadar tinggi.

Penggunaan formalin pada daging ayam ditemukan petugas saat melakukan sidak sejak pukul empat pagi. Dari pemeriksaan 56 sampel ayam, lima sampel usus ayam, dua sampel jeroan, ditemukan 15 sampel positif mengandung formalin.

Kepala Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan, Chaidir Taufik menjelaskan, sidak ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari peredaran ayam berformalin. Sidak dilakukan bersama petuas dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veterani (Labkesmavet).

Temuan itu akan segera ditindaklanjuti dengan penelusuran, dari tempat pemotongan hingga penjualan ayam. Tujuannya menemukan asal penggunaan formalin itu. "Kita akan telusuri mulai dari tempat pemotongan hingga penjualan untuk mengetahui apakah pencampuran formalin pada pemotongan, atau di jalan. Kita akan segera tindaklanjuti," katanya, Rabu, 3 Agustus 2011.

Pemeriksaan lab langsung dilakukan petugas di depan pedagang dengan menggunakan mobil lab labkesmavet. Agar prosesnya cepat dan bisa dibuktikan kepada pedagang. Sementara pedagang yang terbukti menjual ayam bermasalah langsung diberikan surat peringatan.

Tingginya kebutuhan konsumsi daging dan ayam potong saat bulan puasa menuntut petugas melakukan pengawasan. Di Jakarta Selatan misalnya, ada 1.344 pedagang daging, 456 pedagang ikan di 33 pasar tradisional, 40 toko/swalayan daging dan 8 distributor daging. Di samping itu, terdapat 23 tempat penampungan unggas dan 136 tempat pemotongan ayam.

Pasokan ternak hidup kambing dan domba di Jakarta Selatan berkisar 150 ekor per hari, yang dikirim dari Lampung, Sukabumi, dan Bogor. Di Jakarta Selatan, pasokan sapi perah sekitar 60 ekor per bulan, umumnya berasal dari Boyolali, Jawa Tengah.

Kebutuhan warga Jakarta Selatan terhadap daging sapi cukup tinggi, yakni 3,4 ton per hari, daging ayam 88 ribu kilogram per hari, kambing 3,5 ton per hari, babi sekitar 2 ton per hari, telor ayam 100.491 kilogram per hari, dan ikan basah 26 ribu kilogram per hari.

REDAKTUR: Eko Priliawito, Dwifantya Aquina (lihat sumber artikel dengan link ini)

Note:
ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

EASY TEST KIT WEB SUPPORT - BAHASA INDONESIA: Easy Test Support, Penawaran Jual, Katalog Produk, ENGLISH LANGUAGE: Easy Test Support, Selling Offers, Products Catalog.

WEB SUPPORT RESMI CV. ET GROUP: CV. ET GROUP Business, Test Kit Shop, dan Easy Test Kit Info.

Tag: analisis cepat, bahan berbahaya pada makanan, easy test, info kita, test kit, test kit borak, test kit formalin, test kit methanyl yellow, test kit pewarna batik, test kit rhodamin b

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer